Kesan & Kritik Anda

Untuk evaluasi internal, kiranya dianggap perlu untuk mendapat masukan dari pengunjung WILWATIKTA (Majapahit) Online Museum.  Tidak ada gading yang tak retak, tapi semangat kita untuk maju dan menyempurnakan apa yang sedang diupayakan adalah suatu kewajiban utama bagi kami.

Atas Kritikan, Saran maupun Kesan yang diberikan ….. kami ucapkan Terimakasih.  Semoga apa yang sudah kita perjuangkan bersama, mampu menjadi pondasi yang kokoh bagi budaya dan nasionalisme bangsa INDONESIA.

DEDDY ENDARTO (deddy.endarto@gmail.com) untuk : WILWATIKTA (Majapahit) online museum (wilwatikta.onlinemuseum@gmail.com)

Iklan

20 comments on “Kesan & Kritik Anda

  1. Pesan Buat khususnya Pemerintah Indonesia, kita bangga bisa di kenal di seluruh dunia, tetapi bukti2 tetaplah milik kita (bangsa indonesia) usahakannlah bukti2 sejarah yang berada di luar negeri bisa kembali ketanah air bangsa indonesia. kita sanggup membeli peralatan milter, industri, minyak dll,
    barang peninggaran sejarah harganya tidak seberapa ketimbang uang negara kita d gunakan tidak ga bener, hal korupsi yang kian merajalela
    rawatlah dan peliharalah peninggalan kebesaran negara kita, dan janganlah di komsumsi pribadi, banyak barang sejarah kita yang ada di musium di tanah air ini banyak yang hilang dan palsu/duplikat, yang asli banyak dimiliki petugas musium itu sendiri

  2. Sungguh luar biasa !!! begitu banyak peninggalan budaya kita yang ada diluar negeri … itupun yang terdata di musium-musium luar negeri, belum lagi koleksi perorangan di luar negeri … saya salut dengan pak Deddy Endarto … telah berusaha menelusuri keberadaan benda-benda bersejarah indonesia yang ada diluar negeri … tinggal sekarang bagaimana follow up dari pemerintah untuk mulai bisa mengembalikan benda benda bersejarah tsb kembali ke indonesia … dan moral petugas musium nakal-nakal juga segera disadarkan kembali … agar bisa diwariskan keanak cucu kita ….

  3. Sungguh suatu ketakjuban yang dapat saya sampaikan bagi pemrakarsa pak Deddy Endarto yang dengan cintanya membuat musium online ini. Semoga kemudian menyusul photo-photo perhiasan emas berbagai kerajaan di NTT, termasuk kain ikat NTB dan NTB yang masih memuat filosofi demi melestarikan KEARIFAN LOKAL. Dengan adanya situs ini, semoga generasi muda Indonesia menemukan kembali jati dirinya. Tidak lagi gamang terhimbas gegar budaya. Namun mengembalikan rasa percaya diri, betapa agungnya budaya bhineka tunggal ika kita sesungguhnya. Terimakasih tak terhingga atas kerja kerasnya, Pak Deddy. Semoga Sang Maha Pencipta selalu menurunkan karuniaNya untuk perjuangan Anda selanjutnya. Selamat Bekerja dan Selamat Berjuang!!!

    • Sudah beberapa saat yang lalu, tetapi sempat dihentikan. Karena tiang pancangnya menghantam lokasi situs dibawahnya, sehingga setelah dianalisa ulang perlu dilakukan desain ulang atau menggeser posisi lokasinya dari posisi yang diajukan oleh proposal tersebut (2007).

  4. Biasakah ditampilkan lebih banyak lagi peninggalan kerajaan Kutai Kartanegara disini?
    karena di Museum Mulawarman Tenggarong koleksi peninggalan kerajaan kutai sangat minim, hampir 80% ditaruh di Museum Nasional Jakarta, kiranya permintaan saya bisa dipenuhi,
    agar kami para pemuda Kutai bisa mengetahui lebih banyak peninggalan sejarah para leluhur kami 🙂

  5. saya sangat takjub dengan peninggalan -peninggalan peradaban masa lampau kita yang sangat luar biasa, barang2 tersebut menunjukkan tingkat kreatifitas dan filosof yg sanggat tinggi pada masa itu.. betapa pedihnya hati ini melihat ternyata barang itu tak berada di negeri sendiri. saya sangat salut dengan usaha panjenengan pak Deddy Endarto. yang membuat museum online yg sangat bermanfaat ini.. terima kasih banyak pak ,berkat bapak saya tahu banyak..wujud barang2 masa lalu yg ingin sekali saya ketahui. setelah mengikuti forum2 sejarah di grup2 dunia maya.. dan praduga saya benar,ternyata barang2 berharga ini mungkin sudah berada di pasar gelap maupun diluar negeri sana,…mungkin di mojokerto banyak sekali pengepul barang antik gelap yg diselundupkan,dan dijual untuk memenuhi asap dapur semata ..padahal barang@ tersebut tak ternilai harganya.dan sangat tak layak untuk ditukar sepiring nasi.. saya juga mohon ijin mengambil sebagian foto dari museum ini untuk saya sebar luaskan di facebook saya.dengan tujuan memberi tahu para teman dunia maya agar tidak lupa tentang sejarah mereka dan dari mana mereka berasal sehingga tidak terpengaruh budaya asing yg kini lambat laun semakin merebak luas sedangkan budaya lokal semakin terpinggir ,padahal orang2 barat mulai berbondong bondong mempelajari budaya kita yg luar biasa ini…dengan tetap menjadikan museum online ini sebagai sumbernya….sekali lagi saya salut dengan pak Deddy Endarto..atas usahanya menelusuri sampai sedetail ini. semoga tidak selesai sampai disini,dan tetap up to date barang2 yg blum panjenengan temukan.tetap semangad 🙂

  6. Saya salut dengan jerih payah Pak deddy,, moga materi ini dapat saya manfaatkan untuk pendidikan karakter bangsa,, disaat banyak terjadi degradasi moral bangsa saat ini,, perlu adanya penanaman kembali nilai2 luhur budaya bangsa diantaranya adalah melalui pengenalan terhadap sejarah bangsa Indonesia yang adi luhung ini,,.

  7. bagus sekali ada museum Wilwatikta secara on-line. Dan saran saya (sekaligus sebagai KRITIK KERAS !!!)…; Saya setuju sekali jika telah dibuat perencanaan pembangunan PIM yang juga ada Mall-nya. LANJUTKAN!!!…TAPI, jangan dibangun di atas situs asli peninggalan WILWATIKTA. Saya SANGAT*3 TIDAK SETUJU..cari di tempat lain yang layak-selama itu di wilayah Mojokerto!!! Temukan lahan lain walau jauh dari jalan utama/jalan raya. Di PEDALAMAN MOJOKERTO-pun tidak apa-apa. Kalau perlu BORONG PERSAWAHAN penduduk (daripada sawahnya diborong pengusaha jadi pabrik dan gudang) yang penting tidak mengakibatkan pemusnahan situs peninggalan Wilwatikta (apalagi situs-situs yang penting). Pemilihan pembangunan di atas situs asli pusat Pemerintahan Wilwatikta adalah pilihan BODOH dan wujud KEBODOHAN AKUT stadium 18.!!! Jika ini adalah Proyek Nasional, butuh waktu 5-15 tahun-pun tidak apa-apa. Kecuali jadi obyek korupsi bersama (yang marak di Indonesia sekarang).Jadikan proyek ini SEMPURNA dari segi proses dan hasilnya. Layaknya orang-orang Wilwatikta dulu saat membangun “SITUS” ASLINYA..sekian, Terima Kasih.

  8. saya menemukan dan masih menyimpan benda yang saya perkirakan pegangan atas kendi yang terbuat dari batu terukir sangat halus, serta batu kecil yang di endapi oleh beberapa benda yang mengkilap di daerh gresik.
    namun saat saya menceritakan kepada teman saya menyuruh untuk menjual ke kolektor dalam maupun luar,,, namun saya ingin untuk menyumbangkan ke sebuah museum arkeologi atau sejenisnya

  9. waw ini sangat hebat. sehingga menimbulkan rasa penasaran saya tentang nama-nama petaka yang ada. soalnya dari ketertarikan ini saya mencoba mencari di google namun hanya menemukan satu tambahan petaka yaitu SANG HYANG NAGA AMAWABHUMI dari blog sebelah. terima kasih atas ilmunya dan saya tunggu kelanjutan petaka nagari kerajaan WILWATIKTA.

  10. Bismillahirramanirrahim.

    Pak Deddy Endarto, sudahkah Bapak dan rekan-rekan mempertimbangkan kira2 kerangka siapa yang ada di dalam pondasi Sumur Upas itu?
    saya mencoba memahaminya dari posisi awal dia ditemukan, dan sedikit memperhatikan keadaan giginya.
    posisi ditemukan terbalik, tanpa atribut kebesaran atau keprajuritan. Giginya, bagus. Mungkin karena kelemahan visual saya saja, kok tampaknya geraham belakang kanan seperti ditambal y? atau berlubang?
    kalau ditambal, mungkinkah ini kerangka manusia zaman ini? Apa pendapat Bapak beserta teman2?
    bagi saya, penentuan umur kerangka dengan sinar x (maafkan ketidak tahuan saya tentang teknologi itu), semoga dapat membantu Anda semua lebih baik tentang asal-usul kerangka tersebut.
    Kesimpulan saya, dari segala macam kekurangan saya saat ini, saya berpikir jangan2 ini adalah kerangka pengkhianat. alasan saya demikian:

    1. posisi terbalik, dan ini alasan saya yang agak kuat. Segala macam arca menggambarkan penokohan, itu sebabnya harus di wujudkan dalam bentuk paling menegaskan segala macam kesan wibawa, dll. Sekalipun bukan arca sama sekali, posisi terbalik ini seakan menunjukkan ketidak hormatan pengubur jenazah terhadap jenazahnya itu. Seakan-akan pesannya, adalah tidak layak di muliakan. Seolah-olah hanya diletakkan begitu saja.
    2. ditemukan tanpa atribut kebesaran atau atribut keprajuritan. Dan,
    3. kerangka itu ada di situs ‘ inti ‘ indoktrinasi prajurit Wilwatikta. ini yang memperkuat alasan saya di nomor awal sebelumnya. adakah urusan yang amat urgent, sehingga satu jenazah tanpa tanda2 kebesaran yang layak? belum ada satu alasan yang muncul di benak saya.
    4. bukannya setiap jenazah Hindu-Buddha jaman dahulu wajar apabila dikremasi?( sekali lagi, maafkan kekurangan pengetahuan saya ). bukankah kremasi artinya adalah menjadikan jasadnya suci sehingga bisa mencapai tempat yang dimuliakan?
    Seolah-olah, penguburnya mengutuk dirinya, bahkan hingga alam kematian, menjadikan tempatnya demikian rendah menghalanginya untuk disucikan kembali……..

    dengan demikian, saya berpikir cuma ‘Kriminal Kelas Berat’ yang akan diperlakukan demikian. entah seorang prajurit yang desersi, atau tokoh kerajaan yang mungkin melakukan pemberontakan, atau seorang pembunuh yang membunuh tokoh yang amat penting di Wilwatikta.

    sebenarnya, saya juga mempertimbangkan adanya kemungkinan dikubur hidup2 bagi si jenazah pada awalnya. berarti kemungkinannya dia tewas karena kelaparan atau faktor lain, kehabisan udara. namun saya ragu dengan kedua hal tersebut.
    Tewas karena kelaparan, menurut saya akan mempengaruhi posisi dia saat ditemukan. meringkuk, itu penalaran pribadi saya, karena itulah yang terjadi saat kita lapar.
    Tewas karena kehabisan napas, agak meragukan pula. posisi kerangka tidak mengarah ke atas. apabila seorang tertimbun atau tercekik dalam ruangan ( naudzubillahimindzalik ), dia akan meronta, menguruk tanah atau mendekatkan wajahnya ke celah udara terdekat, namun ini ditemukan tertelungkup.
    adalah mungkin, dia diracun dan dimasukkan hidup2. sehingga rasa lemas kekurangan udara mulai menguasai dirinya tanpa perlawanan.

    saya tidak melihat Wilwatikta, selain ia telah Allah tentukan menyingsing dan tenggelamnya.
    yang lebih baik adalah sebenarnya mengingat kenapa Allah menentukan Wilwatikta tenggelam dengan waktu yang singkat.

    terlebih dari itu semua, semoga Allah merahmati kita, sehingga kehancuran yang Ia takdirkan bagi nenek moyang kita, tidak ia timpakan pula bagi kita semua.

    demikian Pak Deddy Endarto, saya beserta teman-teman disini berterima kasih dengan tulus kepada Bapak dan rekan-rekan sekalian di Wilwatiktamuseum, atas informasi yang demikian indah tentang sejarah kita, bangsa nusantara. semoga kita semua akan menjadi makhluk yang lebih bijak dan terpenting, lebih bertaqwa lagi dihadapan Allah SWT.

    sampai bertemu kembali.

  11. Penulisan judul dalam prasasti batak,Mejan “batak toba” sepertinya ada kesalah,karena pada dasarnya mejan hanya ditemukan diwilayah “pakpak” saja dan tidak ada kaitanya dengan toba sebab mejan adalah kebudayaan asli peninggalan leluhur pakpak yang dapat kita jumpai hingga sekarang.sebab mejan pada dasarnya tidak dapat kita jumpai dibilayah batak toba.
    Mejan merupakan salah satu simbol kebanggaan dan kemasyuran Suku Pakpak yang diukir oleh para nenek moyang terdahulu skitar ratusan tahun silam. Dahulu kala, Mejan-Mejan tersebut diyakini mengandung unsur mistik dan mempunyai kekuatan yang luar biasa untuk menghalau bala, roh-roh jaha, niat-niat jahat tertentu yang ingin mengganggu kehidupan masyarakat setempat.
    (melalu sumber yang saya baca serta langsung bercerita kepada tokoh masyarakat)

    “mohon sekiranya,agar segera direvisi maaf sebelumnya buat pak deddy endarto atas saran yg sedikit berkesan protas ini
    mohon umpan baliknya “terimakasih”

  12. Selamat mas. Kami akan mendukung dengan apapun yang kami bisa. terimaksih telah menjadi pelopor untuk perduli terhadap bangsa ini. selamat dari yan medan

  13. matur suwun Pak dengan ilmu dan pengetahuannya ini. o iya Pak, sesati jaya, jaya wijayanti itu kalau boleh tahu terekam dalam manuskrip tidak? kalau ada infonya mungkin….? karena sesanti yang itu sangat terekam jelas dalam budaya masyarakat jawa, terutama ketika sambutan dalam basa jawi. suwun

  14. Saya hanya dapat mensyukuri ada orang seperti pak Deddy. Masih banyak yang dapat digali mengenai Majapahit. Apakah pernah menemukan dari sumber-sumber yang dijumpai apa saja yang jadi makanan orang di jaman itu, bagaimana dengan obat-obatan yang digunakan? Saya juga tertarik mengenai Airlangga, terutama berapa jauh raja ini berhubungan dengan kerajaan lain di luar Jawa dan Bali? Apakah pak Deddy memiliki sumber bacaan mengenai hal itu?

  15. sampai kapanpun Indonesia Tanah Air Beta
    Pusaka Abadi nan Jaya
    Indonesia sejak dulu kala tempat dipuja puja bangsa,..

    makanya kalau ad brg qt sampai ke tangan mereka disana, itu merupakan suatu pertanda bahwa Nusantara masih diakui, lihat nominal yg ditawarkan,.. pastinya bs dibuat beli rujak org se Indonesia 🙂
    ini menandakan mereka juga cinta Nusantara sehingga mereka mengakui bahwa Nusantara / Indonesia adalah hal yg tidak bisa diremehkan

    Salam Rahayu utk Semua

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s