4 comments on “Cincin dengan Batu Kecubung, Abad Ke-15 Era Majapahit

  1. Maklum kalau masyarkat kita yg menemukan gak akan di beri penghargaan setimpal oleh pemerintah yg ada di rampas dan di tipu…kayak gak tau aja pelitnya penggede bangsa ini terhadap jasa masyarakatnya…bisa2 si penemu gigit jari ,,dan yg kenyang ya para pejabat tukang nipu,,harus segerah di buatkan UU tentang penemuan agar masyarakat tidak segan untuk memberitahukan ke pemerintah tentang penemuannya,,Seperti di USA UU nya jelas setiap penemuan benda sejarah itu wajib di bagi 50 50 penemu dan pemilik tanah,,jelas kan bukan di bagi dengan pemerintah,,pemerinta hanya mewajibkan si pemilik untuk mengikutkan temuannya untuk pameran nasional saja,,lihat tu kejadian temuan di baluran,,,di hargai 500 ribu saja hadehhh,,coba bapak yg menemukan itu menjual ke luar negeri pasti dia suda mendapat minimal 200 juta,,,

  2. Ping-balik: Cincin Emas Kerajaan | duniakujaya

  3. Tanpa mengurangi rasa hormat, mgkn mental kita pun ada baiknya semakin dibentuk sedemikian rasa nasionalis dan berbudaya itu semakin tumbuh, dan kembali jangan salahkan siapa, mari tumbuhkan ke anak cucu. Mari berdoa sedemikian sehingga banyak orang yang sadar utk kembali melihat kita punya budaya yang luar biasa. Dan seperti kata penulis, “Lihat seksama, tangkap auranya dan mari berkarya kembali seperti apa yang sudah dibuat oleh nenek moyang kita”. Kita pasti bisa kawan.

    Kendatipun begitu, untuk sebagian orang karena saya yakin mereka mampu saya katakan “Mari mengambil kembali apa yang sudah mereka ambil” dimasa lampau dan kembalikan ke museum Indonesia, kesini.

  4. Tanpa mengurangi rasa hormat, mgkn mental kita pun ada baiknya semakin dibentuk sedemikian rasa nasionalis dan berbudaya itu semakin tumbuh, dan kembali jangan salahkan siapa, mari tumbuhkan ke anak cucu. Mari berdoa sedemikian sehingga banyak orang yang sadar utk kembali melihat kita punya budaya yang luar biasa. Dan seperti kata penulis, “AMATI DENGAN SEKSAMA, TANGKAP AURA-NYA. DAN CIPTAKAN YANG LEBIH INDAH DARI ITU. MEREKA TIDAK AKAN PERNAH BISA MENJARAH BAKAT DAN KELUHURAN YANG DIWARISKAN LELUHUR KITA”. Kita pasti bisa kawan.

    Kendatipun begitu, untuk sebagian orang karena saya yakin mereka mampu saya katakan “Mari mengambil kembali apa yang sudah mereka ambil” dimasa lampau dan kembalikan ke museum Indonesia, kesini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s