Pataka WILWATIKTA – 3

SANG PADMANABA WIRANAGARI

Jenis : Tombak Pataka Nagari
Nama : Sang Padmanaba Wiranagari
Material : Tembaga

Tombak Pataka ini di buat di era Kerajaan SINGHASARI (abad 12 – 13 Masehi), dan diwarisi oleh Kerajaan WILWATIKTA (MAJAPAHIT). Adalah Pataka yang direbut kembali oleh para senopati Singhasari eks ekspedisi PAMALAYU di Kerajaan Jayakatwang Kediri. Pasukan ini merasa terluka hatinya dikarenakan kerajaan Singhasari diruntuhkan Jayakatwang ketika mereka tidak berada di tempat, sehingga tidak bisa membela negara. Ketika mereka pamit melakukan tindakan perebutan kembali pataka-pataka Singhasari sebagai wujud pengembalian kehormatan Singhasari kepada SANGRAMA WIJAYA sempat tidak diijinkan. Karena SANGRAMA WIJAYA masih trauma akan perang saudara yang baru saja dijalaninya (Raja JAYAKATWANG adalah sepupu SRI KERTANEGARA yang sekaligus besannya, dan masih mempunyai hubungan kekerabatan dengan SANGRAMA WIJAYA melalui kakeknya NARASINGAMURTI).

Kemudian para senopati ini nekat berangkat setelah berpamitan kepada Prameswari TRIBHUWANESWARI (yang juga putra pertama SRI KERTANEGARA dan istri SANGRAMA WIJAYA). TRIBHUNARESWARI tidak menjawab YA atau TIDAK, hanya bersabda : PENUHI DHARMAMU SEBAGAI KSATRYA. Dan ini yang menjadi legitimasi bagi para senopati ekspedisi PAMALAYU merebut kembali panji pataka peninggalan Singhasari yang ada di Daha.

Mereka akhirnya berhasil membawa pulang 5 (lima) panji Pataka Singhasari dan meneguhkan sikap para kerabat di wilayah Daha (yang masih bingung harus bersikap mengabdi kepada siapa), bahwa Majapahit adalah penerus Singhasari yang sah dan penerus Rajasawangsa.

Pada Tombak Pataka ini lah pertama kali di pasang Lambang Kerajaan Wilwatikta (Majapahit). Ada 4 (empat) kali perubahan lambang negara Majapahit yang pernah ditambatkan pada Pataka ini. Pada foto diatas adalah lambang kedua yang dipakai pada masa pemerintahan Rani TRIBHUWANA TUNGGADEWI dan Raja SRI RAJASANAGARA DYAH HAYAM WURUK, dimana Majapahit mengalami masa keemasannya. Mengenai keempat Lambang Negara Majapahit dapat anda lihat pada catatan yang lain. Semua Lambang Kerajaan (keempat-empatnya) bernama : SURYA WILWATIKTA. Banyak yang menyebutnya juga sebagai SURYA MAJAPAHIT.

Tombak Pataka ini sekarang berada di :
THE METROPOLITAN MUSEUM OF ART
1000 5th Avenue, New York, NY – USA

Dengan data museum sebagai berikut :

Top of a Scepter

Period: Eastern Javanese period, Singasari kingdom
Date: ca. second half of the 13th century
Culture: Indonesia (Java)
Medium: Copper alloy
Dimensions: H. 16 1/16 in. (40.8 cm)
Classification: Metalwork
Credit Line: Samuel Eilenberg Collection, Gift of Samuel Eilenberg, 1987
Accession Number: 1987.142.184
This artwork is currently on display in Gallery 247

Hal ini cukup mengherankan saya, sebab Amerika Serikat tidak mempunyai benang merah sejarah dengan Indonesia. Mungkin artefak ini diambil oleh pemerintah kolonial Belanda dan dikirim ke Eropa, baru kemudian berpindah tangan ke Amerika Serikat (???).

Janganlah ditangisi bila artefak sejarah kita dimiliki Kolektor dan Museum ASING, mungkin itu dijarah saat masa penjajahan atau dijual orang kita sendiri atau bahkan anak keturunan yang sedang membutuhkan uang.

“AMATI DENGAN SEKSAMA, TANGKAP AURA-NYA. DAN CIPTAKAN YANG LEBIH INDAH DARI ITU. MEREKA TIDAK AKAN PERNAH BISA MENJARAH BAKAT DAN KELUHURAN YANG DIWARISKAN LELUHUR KITA”.

6 comments on “Pataka WILWATIKTA – 3

  1. Suatu saat PATAKA WILWATIKTA pasti akan kembali ke Nusantara. Pada saat Pataka tersebut kembali maka Nusantara akan menjadi jaya kembali, dan Amerika yang mengembalikan Pataka tersebut pun akan ikut merasakan kejayaan Nusantara. Jika Pataka tersebut tidak dikembalikan ke Nusantara, maka Amerika akan menanggung akibat yang akan menyengsarakan rakyat dan negaranya, karena Amerika akan dan harus berhadapan langsung dengan Cina.

    Hanya Para Turunan Majapahit dan Para Turunan Rakyat Majapahit yang akan mampu menghadapi hegemoni Cina. Amerika dan bangsa manapun tidak akan mampu mengimbangi Cina. Pataka tersebut akan menjadi berarti jika berada di lingkungan atau berada pada tangan keturunan Majapahit.

    Lihatlah Nusantara yang kini telah menjelma menjadi Republik Indonesia, adalah negeri yang disatukan oleh Para Turunan Majapahit, dan negeri yang hingga kini masih dikelola oleh para turunan Majapahit. Lihatlah para pemimpin negeri ini yang sesungguhnya masih memiliki tautan darah dengan majapahit, kecuali 1 orang yang bukan, namun isterinya masih ada kaitan dengan Majapahit.

    Amerika memang belum waktunya mengembalikan Pataka tersebut, karena masih belum menganggap Cina membahayakan dirinya. Kini Jepang pun sudah mulai melemah dengan kebangkrutan perusahaan-perusahaan besarnya. Cina bahkan semakin tumbuh pesat. Korea hanyalah kepanjangan tangan Cina. Korea hanya berada di dalam kebesaran sesaat dan semu. Korea hanyalah dimanfaatkan oleh Cina untuk mengganggu konsentrasi Jepang, dan kemudian untuk meruntuhkannya.

    Pada akhirnya dunia timur akan dikendalikan oleh dua kekuatan besar yang sejak dahulu adalah memang bangsa yang berkuasa di wilayah timur, yaitu Bangsa Cina dan Bangsa di Nusantara yang kekuatannya berpusat di Tanah Jawa.

    Pataka Wilwatikta, akan menandai era kemakmuran Nusantara.

  2. Suatu saat nanti, Indonesia akan menjadi negara adikuasa bersama dengan kebesaran china. Aku percaya hal ini akan terjadi, meski mungkin aku tak akan mengalaminya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s